Apa Itu DNS?
Secara singkat pengertian DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem yang menghubungkan Uniform Resource Locator (URL) dengan Internet Protocol Address (IP Address).
*Langkah awal konfigurasi klik kanan pada Server kalian kemudian klik 'Configure a DNS Server' Maka akan muncul wizard yang akan mengarahkan kita untuk konfigurasi.
-Klik Next
-Akan ada 3 metode yang bisa kita pilih, disini saya memilih yang paling atas karena DNS yang saya konfigurasi berada pada Jaringan skala kecil.
-Pilih yang atas untuk membuat sebuah Primary Forward Lookup Zone.
Sekarang kalian bisa buat Zone name, isikan nama domain yang ente inginkan disini saya memberikan nama domain "adjie.com'
- Untuk membuat file zone yang baru kita pilih yang atas.
- Pengaturan untuk Update, Kita bisa memilih apakah ingin update secara otomatis atau tidak. Disini saya tidak mengizinkan update secara otomatis.
- Sekarang ente bisa memasukkan IP Address sobat yang akan diubah menjadi domain.
- Terakhir ada ringkasan tentang DNS yang baru saja kita konfigurasi, Klik Finish.
- Menambahkan Host A Record Baru Pada Primary Lookup Zone
Untuk menambahkan Host Baru klik kanan pada domain kalian lalu klik 'New Host A or AAAA)' .
- Kalian bisa menambahkan subdomain seperti "www.adjie.com" atau tanpa subdomain kevinsetyaone.com atau bisa keduanya. Lalu isikan IP Address yang akan diterjemahkan.
- Membuat Reverse Lookup Zone
Untuk membuat Reverse Lookup Zone klik kanan pada 'Reverse Lookup Zone' lalu klik 'New Zone'.
- Maka akan muncul wizard baru yang akan mengarahkan kita untuk membuat zone baru. Klik Next.
- Pemilihan Type Zone, Karena kita akan membuat Primary zone pilih yang paling atas 'Primary zone'
- Pemilihan IPv4 atau IPv6 untuk membuat Reverse Lookup Zone, Karena IP Address yang akan saya terjemahkan menjadi domain adalah IPv4 maka saya pilih yang atas 'IPv4 Reverse Lookup Zone'.
- Masukkan Network ID kalian disini Network ID saya adalah "10.30.100" maka secara otomatis nama dari Reverse Lookup Zone adalah .in-addr.arpa.
- Kemudian membuat nama untuk file ini, saya gunakan default
- Untuk pengaturan Update Saya pilih yang bawah agar tidak dapat update secara otomatis
- Terakhir ringakasan dari konfigurasi tadi, Klik Finish.
- Menambahkan Pointer Pada Reverse Lookup Zone
Untuk menambahkan Pointer klik kanan IP Address pada Reverse Lookup Zones lalu pilih 'New Pointer (PTR)'.
-
Akan ada pop-up baru,
-Pengujian
Saya akan melakukan pengujian dengan nslookup dan juga PING pada powershell maka jika berhasil akan seperti berikut ini.
TERIMAKASIH
:')























0 Komentar